Saturday, February 2, 2013

Perkembangan Teknologi Printer Berdasarkan Jenisnya



 Sebelum ditemukannya printer, pada tahun 175 M di daerah China dan Korea ditemukan alat pencetakan teks untuk pertama kalinya. Pada waktu itu alat pencetakan masih sangat sederhana yaitu terbuat dari kayu dan perunggu yang kemudian diberi tinta dan ditempatkan di atas sebuah kertas dan digosok dengan lembut menggunakan bambu. Kemudian pada abad ke-15 tepatnya tahun 1440, seorang usahawan asal Jerman yang bernama Johannes Guternberg, berhasil mengembangan alat pencetakan dengan metode pengecoran potongan-potongan huruf di atas campuran logam yang terbuat dari timah dan pencetakan ini berhasil bertahan selama 5 abad. Adapun cetakan pertama mesin ini adalah Alkitab yang dicetak secara masal.
Berlatar belakang kebutuhan manusia yang semakin beragam, maka pada tahun 1953 dikembangkan printer dengan kecepatan tinggi oleh Remington-Rand. Sejak saat itu produsen printer saling berlomba untuk mengembangkan teknologi printer yang diproduksinya. Berikut perkembangan teknologi printer berdasarkan jenisnya:

1. Printer Dot Matrix
Pertama kali printer ini dikenalkan pada tahun 1964. Printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya. Printer Dot Matrix pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin. Printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ‘bandel’ (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis InkJet dan LaserJet.

2. Printer InkJet
Printer InkJet pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984. Namun pada waktu itu, printer InkJet belum menjadi ketergantungan seperti saat ini. Baru tahun 90-an jenis printer InkJet mulai tersebar luas. Perbedaan printer InkJet dengan dot metrix yaitu pada penggunaan tinta cair oleh printer jenis InkJet. Hasil cetakkan printer InkJet lebih bagus dan halus, dibandingkan dengan printer dot metrix. Selain itu, printer jenis InkJet dapat juga menghasilan cetakan berwarna.

3. LaserJet

Printer LaserJet pertama kali ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox pada 1969. Prototipenya adalah sebuah mesin fotokopi Xerographic yang dimodifikasi. Pada tahun 1977 direalese Xerox 9700 yang merupakan produk printer laser pertama Xerox dengan teknologi xerographic laser. Tahun 1976, IBM memulai teknologi ini dengan IBM 3800 yang dipasang pada kantor pusat akunting di F.W.Woolworth’s North American data Center di Milwaukee, Winconsin. IBM 3800 adalah industri pertama sistem printer kecepatan tinggi yaitu dengan mengkombinasikan teknologi laser dan electrophotography. Tahun 1992, Hewlett-Packard memperkenalkan LaseJet 4 yang terkenal, menggunakan resolusi 600 x 600 dot per inch (dpi). Printer LaserJet memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya lebih cepat kering seperti pada hasil cetakan pada mesin photo copy.

4. Printer LED

Printer LED pertama ditemukan oleh Neil. Printer LED cara kerjanya sama dengan printer laser yaitu menerapkan toner ke kertas. Hanya saja printer jenis ini menggunakan konsep LED sebagai penembak ion-ion pada photoreceptor. Printer jenis ini lebih cepat dibandingkan dengan printer laser, karena ion yang ditembakkan langsung menyeluruh ke bagian kertas. Printer LED menghasilkan grafis dan gambar yang berkualitas tinggi dibandingkan jenis printer lainnya.

1 komentar:

valerioyanes said...

The Casinos that Pay Real Money - DrMCD
What are 태백 출장샵 the best slots casinos? · 1. 영천 출장샵 Unibet Casino · 나주 출장안마 2. PlayOJO Casino · 3. Red Dog Casino · 4. 시흥 출장샵 Royal Ace Casino · 5. Wildz Casino 김제 출장마사지 · 6. Casino Riches Casino.

Post a Comment